
1. Makan
makanan bergizi dan seimbang
Kebutuhan gizi
yang seimbang, vitamin dan mineral harus tercukupi. Protein harus lebih banyak
dikonsumsi, terutama protein hewani. Jadi komposisi makan ibu setiap harinya
harus ada karbohidrat (nasi atau roti atau karbo lainnya), protein (daging,
telur, ikan, ayam, tahu, tempe), lemak, perbanyak sayur, buah-buahan, dan susu
hamil. Susu hamil sangat penting karena terdapat kandungan mineral dan vitamin
yang diperlukan bayi. Sebaiknya pola makan ibu selain makan 3x sehari ditambah
dengan cemilan buah atau cemilan sehat lain seperti bubur kacang hijau.
Pada trimester
satu, makanan yang terutama baik dikonsumsi adalah yang banyak mengandung asam
folat, zat besi, dan vitamin C seperti kentang, sereal, hati, pisang, bayam,
brokoli, kol, alpukat, dan kacang-kacangan. Selain itu pisang juga mengandung
vitamin b6 yang bisa mengurangi mual.
Telur, daging,
susu juga penting bagi pertumbuhan otak karena mengandung kolin. Lemak ikan
juga banyak mengandung DHA yang penting bagi pertumbuhan otak.
Selama hamil ibu
dilarang makan makanan mentah dari hewan maupun sayuran, seperti sushi dan
lalapan. Minuman yang mengandung kafein seperti kopi, teh, minuman ringan,
minuman berenergi juga sebaiknya dihindari karena meningkatkan resiko keguguran
dan berat bayi lahir rendah.
2. Mengajaknya
bicara
Ibu sudah bisa
mengajak bayi bicara mulai usia kehamilan 15 minggu. Dia bisa mendengar suara
ibu dan mengenal bahwa itu ibunya. Suara mengaji ibu pun bayi suka dan diyakini
menenangkan. Mengajaknya bicara bisa merangsang pertumbuhan otak dan membuat
bayi tenang. Perkenalkan suara ayahnya dan bacakan dongeng untuknya.
3. Memperdengarkan
musik
Bayi akan
bergerak jika diperdengarkan musik ketika usia kehamilan 18 minggu. Musik yang
bisa diberikan bisa musik klasik dan murotal. Musik jenis lain boleh juga
diperkenalkan sesekali. Ibu juga bisa mengajak bayi bernyanyi. Nantinya hal ini
bisa meningkatkan kemampuan anak dalam menulis, membaca, dan berbahasa.
4. Merangsang
cahaya
Rangsangan
cahaya bisa merangsang pergerakan bayi. Cahaya yang diberikan jangan terlalu
terang, yang terbaik adalah cahaya redup. Langsung saja sinari cahaya ke perut
ibu, maka ibu akan merasakan bayinya bergerak.
5. Mengelus
perut ibu
Usapan ibu pada
perut akan direspon dengan pergerakan bayi. Respon tersebut didapat ketika usia
kehamilan 14 minggu.
6. Olahraga
hamil
Olahraga yang bisa dilakukan selama hamil
adalah olahraga ringan yang bisa dilakukan selama 30 menit, misalnya jalan
pagi, senam, berenang, atau senam hamil.
7. Berdoa
Banyak berdoa,
jangan hanya dalam hati tapi juga dilisankan agar si bayi juga bisa mendengar
dan ikut mengamini.
8. Hindari
stress
Jika ibu stress
maka bayi juga akan stress akibat pengaruh hormone yang sama. Ibu bisa
melakukan yoga atau relaksasi dengan aromaterapi lavender atau sandalwood jika
sedang stress.
5 komentar:
sangat bermanfaat, trimakasih
karimunjawa jepara
Sangat berguna bagi saya yg sedang menunggu kehamilan.
Benar-benar informasi yang sangat bermanfaat untuk ibu dan si buah hati :)
sama-sama, mudah2an bermanfaat dan lancar2 buat ibu2 yang sedang hamil dan menunggu kehamilan
thank banyak,artikelnya sangat membantu sekali...
Posting Komentar