Ante
Natal dan Ante Partum Care adalah perawatan ibu dan bayi yang dilakukan selama
kehamilan dan proses melahirkan. Berikut hal-hal yang perlu diketahui ibu untuk
perawatan selama kehamilan dan proses melahirkan.
1.
Seberapa
sering ibu harus mengecek kehamilan?
Setiap bulan
sampai usia kehamilan 7 bulan
Setiap 2 minggu
dari usia 7bulan sampai usia kehamilan 9 bulan
Setiap minggu
sejak usia kehamilan 9 bulan sampai kelahiran
2.
Apa
yang dilakukan selama pengecekan kehamilan?
Pengukuran
tinggi badan, berat badan, tensi darah, lingkar lengan, tinggi fundus (rahim),
suntik vaksin tetanus, pemberian tablet penambah darah, temu wicara dengan
calon ayah dan ibu untuk edukasi kehamilan dan persiapan persalinan.
3.
Berapa
kg kenaikan berat badan yang diperbolehkan?
Penambahan berat badan ini merupakan hal penting sebagai tanda pertumbuhan anak yang
baik. Kenaikan berat badan yang dianjurkan Commmittee of
the National Academy of Science adalah
sebagai berikut :
·
Untuk ibu-ibu dengan berat badan dibawah berat
seharusnya (underweight) kenaikan yang dianjurkan adalah 12.5 - 18 kg.
·
Untuk
ibu-ibu dengan berat badan normal, kenaikan yang dianjurkan adalah antara 11.5
- 16 kg.
·
Untuk
ibu-ibu dengan berat badan berlebih (overweight), kenaikan berat badan yang
dianjurkan adalah antara 7 - 11.5 kg.
Berat badan ibu seharusnya
diukur berdasarkan Body Mass Index (BMI) yaitu dengan cara :
BMI = Berat Badan Ibu Sebelum Hamil (kg)
Tinggi
Badan Ibu2 (dalam meter)
Catatan :
·
Underweight adalah bila indeks tersebut kurang
dari 18,5.8 kg/m2
·
Overweight adalah bila indeks badan lebih dari 23
kg/m2
·
Berat
normal adalah diantara 2 harga indeks tersebut.
4.
Bagaimanaa
perbandingan nutrisi perempuan yang tidak hamil, hamil, dan menyusui?
TIDAK
HAMIL A) HAMIL LAKTASI
Kilokalori
2.200 2.500
2600
Protein (g) 55 60 65
Vitamin larut dalam lemak
Vit.A (mg RE) 800 800 1.300
Vit D (mg ) 10 10 12
Vit.E (mg TE) 8 10 12
Vit.K (mg)
55
65 65
Vitamin larut
dalam air
C (mg) 60 70 95
Folate (mg)
180
400 280
Niasin (mg)
15
17 20
Riboflavin (mg)
1.3 1.6 1.8
Thiamin (mg)
1.1
1.5 1.6
Piridoksin B6 (mg) 1.6 2.2 2.1
Cobalamin B12 (mg) 2.0 2.2 2.6
Mineral
Calcium (mg) 1200 1200 1200
Pospor
1200
1200 1200
Iodin (mg)
150 175 200
Ferrum (mg)
15 30 15
Magnesium (mg)
280
320 355
Sink (mg) 12 15 19
Keterangan :
a) Wanita tak
hamil umur 15 - 18 tahun
5.
Bagaimana
menyesuaikan kebiasaan hidup?
a. Kegiatan latihan (exercise).
Seorang wanita hamil tidak perlu
membatasi kegiatan latihannya, asalkan yang bersangkutan tidak terlalu lelah.
Pembatasan yang ketat mungkin diperlukan pada keadaan-keadaan seperti rahim
yang lemah, penyakit tekanan darah tinggi selama kehamilan, riwayat persalinan
premature, dan kehamilan kembar.
b. Perjalanan.
Tidak ada efek yang
membahayakan yang dianggap sebagai akibat perjalanan, demikian juga pesawat
terbang dengan tekanan tinggi tidak menimbulkan risiko. Seorang wanita hamil dianjurkan untuk
berjalan-jalan setiap 2 jam untuk mencegah kaki bengkak akibat bendungan vena.
c. Kebiasaan buang air besar.
Kebiasaan buang air besar (bab) selama kehamilan cenderung
menjadi tidak teratur karena:
- kurang gerak badan.
- peristaltik usus kurang karena pengaruh
hormon.
- tekanan pada rektum oleh kepala.
Sulitnya bab menyebabkan panggul
terisi penuh feses, maka hal tersebut menimbulkan bendungan di dalam panggul. Bendungan ini memudahkan timbulnya wasir.
Usaha untuk
melancarkan buang air besar ialah :
minum banyak, gerak badan yang cukup,
makanan yang banyak mengandung serat seperti sayuran dan buah-buahan.
d.
Hubungan
seksual
Sebenarnya hubungan
seksual tidak berbahaya dilakukan kapan saja selama kehamilan dengan syarat
tidak ada penyulit kehamilan, seperti: ketuban pecah, persalinan prematur dan rahim
lemah.
Pada wanita yang
mudah keguguran sebaiknya dinasihatkan supaya jangan melakukan hubungan pada
hamil muda. Hubungan pada hamil muda harus dilakukan dengan hati-hati.
Persetubuhan pada
akhir kehamilan juga lebih baik ditinggalkan, karena kadang-kadang menimbulkan infeksi pada persalinan dan nifas
dan dapat memecahkan ketuban dan menimbulkan kontraksi dini.
Alternatif nya
adalah dengan penggunaan kondom.
e. Merokok.
Seorang ibu yang
merokok sering kali mempunyai bayi yang lebih kecil (sekitar 250 g) disertai
dengan peningkatan kematian.
f.
Alkohol.
Terdapat kelainan janin yang dihubungkan dengan
kebiasaan minum alkohol yang berat selama kehamilan dikenal sebagai fetal
alcohol syndrome dan bisa menyebabkan retardasi mental.
g.
Obat-obatan.
Setiap pemberian obat selama kehamilan akan
melewati plasenta dan sampai pada janin. Oleh karena itu jika suatu obat harus
atau terpaksa digunakan, perlu dipertimbangkan keuntungan dan kerugiannya.
Sebaiknya ibu bertanya kepada dokter mengenai obat yang akan dikonsumsi selama
kehamilan.
6. Bagaimana berpenampilan sehari-hari?
7.
Bagaimana
menjaga kebersihan badan?
kebersihan badan mengurangi kemungkinan infeksi, karena badan yang kotor
banyak mengandung kuman-kuman.
Pemeliharaan buah dada juga penting; puting susu harus dibersihkan kalau
terbasahi oleh kolostrum. Kalau dibiarkan dapat terjadi eksim pada puting susu
dan sekitarnya.
Puting susu yang masuk diusahakan supaya keluar dengan pemijatan keluar
setiap kali mandi.
Perawatan gigi perlu dalam kehamilan karena hanya gigi yang baik menjamin
cernaan yang sempurna.
Wanita yang hamil jangan melakukan pembersihan vagina seperti ratus, kecuali
dengan nasihat dokter karena irigasi dalam kehamilan dapat menimbulkan emboli udara.
8.
Bagaimana
aspek jiwa dalam kehamilan dan persalinan?
Jiwa ibu harus tetap ceria dan
senang karena akan berpengaruh terhadap janin. Ibu yang stress, depresi, dan
suka marah-marah. Pengertian dari suami, keluarga, dan rekan kerja sangat
penting untuk aspek jiwa ibu. Hindari juga kepercayaan terhadap mitos-mitos
yang buruk. Belanja perlengkapan bayi akan membuat perasaan lebih menyenangkan.
9.
Berapa
kali gerakan bayi yang bisa dirasakan ibu dalam sehari?
Normalnya bayi bergerak lebih dari 9x
dalam sehari. Bayi lebih aktif bergerak sesaat setelah ibu makan. Namun jangan
khawatir jika pada bulan terakhir kehamilan gerakan bayi tidak seaktif dulu,
itu karena ruangnya sudah terlalu sempit untuk dia bergerak bebas. Gerakan bayi
pada bulan terakhir malah akan menimbulkan nyeri pada ibu karena ukuran bayi
sudah besar.