Minggu, 29 Desember 2013

Ante Natal dan Ante Partum Care

                Ante Natal dan Ante Partum Care adalah perawatan ibu dan bayi yang dilakukan selama kehamilan dan proses melahirkan. Berikut hal-hal yang perlu diketahui ibu untuk perawatan selama kehamilan dan proses melahirkan.
1.       Seberapa sering ibu harus mengecek kehamilan?
Setiap bulan sampai usia kehamilan 7 bulan
Setiap 2 minggu dari usia 7bulan sampai usia kehamilan 9 bulan
Setiap minggu sejak usia kehamilan 9 bulan sampai kelahiran

2.       Apa yang dilakukan selama pengecekan kehamilan?
Pengukuran tinggi badan, berat badan, tensi darah, lingkar lengan, tinggi fundus (rahim), suntik vaksin tetanus, pemberian tablet penambah darah, temu wicara dengan calon ayah dan ibu untuk edukasi kehamilan dan persiapan persalinan.


3.       Berapa kg kenaikan berat badan yang diperbolehkan?
Penambahan berat badan ini merupakan hal  penting sebagai tanda pertumbuhan anak yang baik. Kenaikan berat badan yang dianjurkan Commmittee of the National Academy of  Science adalah sebagai berikut :
·         Untuk ibu-ibu dengan berat badan dibawah berat seharusnya (underweight) kenaikan yang dianjurkan adalah  12.5 - 18 kg.
·         Untuk ibu-ibu dengan berat badan normal, kenaikan yang dianjurkan adalah antara 11.5 - 16 kg.
·         Untuk ibu-ibu dengan berat badan berlebih (overweight), kenaikan berat badan yang dianjurkan adalah antara 7 - 11.5 kg.

Berat badan ibu seharusnya diukur berdasarkan Body Mass Index (BMI) yaitu dengan cara :

BMI  =      Berat Badan Ibu Sebelum Hamil (kg)
      Tinggi Badan Ibu2 (dalam meter)
Catatan :
·         Underweight adalah bila indeks tersebut kurang dari 18,5.8 kg/m2
·         Overweight adalah bila indeks badan lebih dari 23 kg/m2
·         Berat normal adalah diantara 2 harga indeks tersebut.


4.       Bagaimanaa perbandingan nutrisi perempuan yang tidak hamil, hamil, dan menyusui?

                                       TIDAK HAMIL A)          HAMIL                   LAKTASI
 


            Kilokalori                        2.200                        2.500                 2600
            Protein (g)                    55                        60                     65

            Vitamin larut dalam lemak

Vit.A (mg RE)               800                     800                 1.300            
Vit D  (mg )                  10                          10                     12
Vit.E (mg TE)                  8                            10                     12      
Vit.K (mg)                      55                            65                     65

Vitamin larut dalam air

C (mg)                  60                                70                    95  
Folate (mg)               180                              400                 280
Niasin (mg)                15                                17                   20
Riboflavin (mg)            1.3                               1.6                  1.8
Thiamin (mg)               1.1                               1.5                  1.6
Piridoksin B6 (mg)       1.6                               2.2                  2.1
Cobalamin B12 (mg)      2.0                               2.2                  2.6

Mineral

            Calcium (mg)         1200                            1200                1200        
Pospor                   1200                            1200                1200
Iodin (mg)                150                              175                  200
Ferrum (mg)              15                                       30                    15 
Magnesium (mg)      280                              320                  355
Sink (mg)                   12                                        15                     19
 


Keterangan :
a)    Wanita tak hamil umur 15 - 18 tahun




5.       Bagaimana menyesuaikan kebiasaan hidup?

a.       Kegiatan latihan (exercise).
Seorang wanita hamil tidak perlu membatasi kegiatan latihannya, asalkan yang bersangkutan tidak terlalu lelah. Pembatasan yang ketat mungkin diperlukan pada keadaan-keadaan seperti rahim yang lemah, penyakit tekanan darah tinggi selama kehamilan, riwayat persalinan premature, dan kehamilan kembar.

b.      Perjalanan.
Tidak ada efek yang membahayakan yang dianggap sebagai akibat perjalanan, demikian juga pesawat terbang dengan tekanan tinggi tidak menimbulkan risiko. Seorang wanita hamil dianjurkan untuk berjalan-jalan setiap 2 jam untuk mencegah kaki bengkak akibat bendungan vena.

c.       Kebiasaan buang air besar.
Kebiasaan buang air besar (bab) selama kehamilan cenderung menjadi tidak teratur karena:
- kurang gerak badan.
- peristaltik usus kurang karena pengaruh hormon.
- tekanan pada rektum oleh kepala.

                Sulitnya bab menyebabkan panggul terisi penuh feses, maka hal tersebut menimbulkan bendungan di dalam panggul. Bendungan ini memudahkan timbulnya wasir.
Usaha untuk melancarkan buang air besar ialah :
minum banyak, gerak badan yang cukup, makanan yang banyak mengandung serat seperti sayuran dan buah-buahan.

d.      Hubungan seksual
Sebenarnya hubungan seksual tidak berbahaya dilakukan kapan saja selama kehamilan dengan syarat tidak ada penyulit kehamilan, seperti: ketuban pecah, persalinan prematur dan rahim lemah.
Pada wanita yang mudah keguguran sebaiknya dinasihatkan supaya jangan melakukan hubungan pada hamil muda. Hubungan pada hamil muda harus dilakukan dengan hati-hati.
Persetubuhan pada akhir kehamilan juga lebih baik ditinggalkan, karena kadang-kadang  menimbulkan infeksi pada persalinan dan nifas dan dapat memecahkan ketuban dan menimbulkan kontraksi dini.
Alternatif nya adalah dengan penggunaan kondom.

e.      Merokok.
Seorang ibu yang merokok sering kali mempunyai bayi yang lebih kecil (sekitar 250 g) disertai dengan peningkatan kematian.
f.        Alkohol.
Terdapat kelainan janin yang dihubungkan dengan kebiasaan minum alkohol yang berat selama kehamilan dikenal sebagai fetal alcohol syndrome dan bisa menyebabkan retardasi mental.

g.       Obat-obatan.
Setiap pemberian obat selama kehamilan akan melewati plasenta dan sampai pada janin. Oleh karena itu jika suatu obat harus atau terpaksa digunakan, perlu dipertimbangkan keuntungan dan kerugiannya. Sebaiknya ibu bertanya kepada dokter mengenai obat yang akan dikonsumsi selama kehamilan.


6.       Bagaimana berpenampilan sehari-hari?
Pakaian yang baik untuk wanita hamil ialah pakaian yang enak dipakai tidak boleh menekan badan/ketat. Pakaian yang menekan menyebabkan bendungan vena dan mempercepat timbulnya varises.
Karena wanita hamil lebih sukar mempertahankan keseimbangan badannya,maka dianjurkan pemakaian sepatu atau selop dengan hak yang rendah, lagi pula hak yang tinggi dapat menimbulkan nyeri pinggang.

7.       Bagaimana menjaga kebersihan badan?
kebersihan badan mengurangi kemungkinan infeksi, karena badan yang kotor banyak mengandung kuman-kuman.
Pemeliharaan buah dada juga penting; puting susu harus dibersihkan kalau terbasahi oleh kolostrum. Kalau dibiarkan dapat terjadi eksim pada puting susu dan sekitarnya.
Puting susu yang masuk diusahakan supaya keluar dengan pemijatan keluar setiap kali mandi.
Perawatan gigi perlu dalam kehamilan karena hanya gigi yang baik menjamin cernaan yang sempurna.
Wanita yang hamil jangan melakukan pembersihan vagina seperti ratus, kecuali dengan nasihat dokter karena irigasi dalam kehamilan dapat menimbulkan emboli udara.

8.       Bagaimana aspek jiwa dalam kehamilan dan persalinan?
Jiwa ibu harus tetap ceria dan senang karena akan berpengaruh terhadap janin. Ibu yang stress, depresi, dan suka marah-marah. Pengertian dari suami, keluarga, dan rekan kerja sangat penting untuk aspek jiwa ibu. Hindari juga kepercayaan terhadap mitos-mitos yang buruk. Belanja perlengkapan bayi akan membuat perasaan lebih menyenangkan.  

9.       Berapa kali gerakan bayi yang bisa dirasakan ibu dalam sehari?

Normalnya bayi bergerak lebih dari 9x dalam sehari. Bayi lebih aktif bergerak sesaat setelah ibu makan. Namun jangan khawatir jika pada bulan terakhir kehamilan gerakan bayi tidak seaktif dulu, itu karena ruangnya sudah terlalu sempit untuk dia bergerak bebas. Gerakan bayi pada bulan terakhir malah akan menimbulkan nyeri pada ibu karena ukuran bayi sudah besar.

Trimester Pertama

Minggu ke 1  
Ibu : minggu ini adalah menstruasi terakhir sebelum kehamilan. Dinding rahim meluruh, hormone-hormon kembali mempersiapkan sel telur yang akan dilepaskan
Anak : belum terjadi apa-apa

Minggu ke 2  
Ibu : dinding rahim menebal, dan persiapan untuk tahap ovulasi
Anak : belum terjadi apa-apa

Minggu ke 3
Ibu : minggu ini adalah saat ovulasi, saat sel telur dilepaskan dan pembuahan terjadi ketika sel sperma bertemu dengan sel telur di tuba falopi. Dinding rahim terus menebal untuk persiapan implantasi (penanaman sel telur ke dinding rahim ibu). Saat ini ibu belum tahu kalau sedang hamil.
Anak : sel telur yang sudah dibuahi membelah diri, menjadi morula, blastula, gastrula, dan akhirnya dinamakan zigot.

Minggu ke 4
Ibu : hormone progesterone tetap meningkat mengimbangi estrogen, maka dinding rahim tidak luruh dan tetap menebal. Di akhir minggu ini seharusnya ibu mengalami menstruasi, dan menjadi tanda pertama kehamilan ibu. Karena proses implantasi, kadang bisa terjadi flek pada ibu dan itu sering disalah artikan sebagai haid.
Anak : zigot tertanam di dinding rahim ibu, plasenta mulai berkembang.

Minggu ke 5
Ibu : mulai cemas karena terlambat haid. Di minggu ini saatnya ibu melakukan tes kehamilan. Jika positif, segera lah ke dokter
Anak : minggu ini zigot sudah berganti nama menjadi embrio. Vesikel-vesikel otak primer sudah mulai terbentuk. Karena perkembangan otak terjadi di minggu-minggu pertama kehamilan, maka ada baiknya tubuh ibu memiliki kandungan asam folat yang tinggi sejak sebelum hamil, untuk persiapan.

Minggu ke 6  
Ibu : ibu akan merasa cepat lelah, payudara lunak dan membesar. Olahraga ringan bisa membantu.
Anak : embrio sudah memiliki jantung, awal dari kelenjar tidroid, hati, pancreas, dan paru-paru.

Minggu ke 7
Ibu : ibu mungkin akan lebih emosional karena pengaruh hormon. Ibu juga mulai akan merasakan mual-mual (morning sickness).
Anak : jantung sudah terbentuk lengkap, saraf dan otot bekerja bersama-sama untuk pertama kalinya, sehingga embrio sudah mulai mempunyai reflex dan bergerak spontan. Di akhir minggu ini otak akan terbentuk lengkap.

Minggu ke 8
Ibu : mual-mual mungkin semakin sering dan ibu mungkin sensitif terhadap bayi. Buang air kecil akan lebih sering karena rahim mulai membesar dan menekan kantung kemih.
Anak : embrio kini berganti nama menjadi fetus/janin. Panjangnya kini 25-30mm. Mukanya sudah jelas berbentuk muka manusia dan sudah mempunyai lengan dan tungkai. Alat kelamin sudah terbentuk, walaupun belum dapat ditentukan jenisnya. Telinga luar sudah terbentuk sempurna, mata mulai memiliki pigmen, indra penciuman sudah mulai terbentuk. Jantung sudah mulai kuat memompa dengan irama teratur. Di minggu ini ruh telah ditiupkan dan detak jantung sudah mulai ada.


Minggu ke 9
Ibu : masalah kulit mulai terjadi, ada yang berminyak dan berjerawat, ada pula yang sangat kering. Imbangi dengan kertas minyak bagi yang berminyak dan bagi semua ibu cukupkan minum air putih.
Anak : saat ini pergerakan pertama mulai terdeteksi di USG. Di minggu ini rongga perut dan rongga dada sudah mulai terpisah. Otot mata dan bibir atas mulai terbentuk.

Minggu ke 10
Ibu : perut mungkin akan semakin besar, bukan karena rahim, rahim masih terlalu kecil dan tidak terlihat. Perut membesar karena pergerakan usus yang melambat dan sulit bab.
Anak : kartilago sudah mulai berubah menjadi tulang, dan pertumbuhan tulang akan dimulai. Sudah mulai terbentuk diafragma yang memisahkan rongga perut dan dada. Otak berkembang cepat di minggu-minggu ini, sehingga proporsi kepala lebih besar daripada badan. Jari tangan dan kaki terbentuk.

Minggu ke 11
Ibu : sembelit mulai terasa mengganggu saat ini, konsultasikan ke dokter untuk mengetahui obat pencahar yang aman bagi ibu hamil.
Anak : organ reproduksi luar, folikel rambut, gigi, sudah mulai terbentuk. Fetus sudah dapat menelan cairan amnion dan mengeluarkannya kembali dalam bentuk kencing. Ginjal sudah mulai berfungsi.

Minggu ke 12
Ibu : Masalah morning sickness dan cepat lelah akan berkurang. Rahim sudah teraba dari luar sekarang 3 jari diatas tulang kemaluan.
Anak : ukuran fetus sekarang 7-8 cm. Semua organ vital bayi sudah terbentuk.


Minggu ke 13
Ibu : morning sickness akan menghilang pada saat ini, jika masih terasa segera hubungi dokter. Sejak saat ini perut akan terus membesar dan terlihat bahwa ibu sedang hamil.

Anak : organ pernafasan dan pencernaan sudah mulai berkembang ke fungsi terakhir. Pita suara mulai terbentuk, tunas gigi muncul dengan 20 gigi bayi. Telapak tangan dan kaki sudah mulai terlihat.

Tanda-tanda kehamilan

             
  Ketika seorang wanita baru menikah terlambat haid, bukan hanya berarti dia hamil. Namun jika disertai tanda-tanda lain dibawah ini, maka kemungkinan besar memang hamil. Kehamilan memang hal yang diidam-idamkan pasangan muda yang baru menikah, anak pertama yang pastinya sangat ditunggu-tunggu kehadirannya untuk meramaikan rumah. Apalagi jika anak tersebut cucu pertama, sudah pasti kakek nenek dan juga keluarga besarnya sangat menantikan kedatangannya. Mungkin baru terlambat haid saja sudah ribut ngomong kesana-sini, malah mungkin kakek nenek yang sudah antusias akan membeli barang-barang untuk cucu nya yang lahirnya saja masih 9 bulan lagi.
                Saat hamil, perempuan akan memproduksi hormone-hormon kehamilan, yang bertanggung jawab terhadap perubahan-perubahan yang terjadi pada tubuh calon ibu. Berikut perubahan-perubahan yang bisa dirasakan ibu sebagai tanda-tanda awal kehamilan.
1.       Terlambat menstruasi
Jangan buru-buru mengatakan itu hamil. Bisa jadi juga terlambat haid karena asupan makanan yang tidak seimbang, stress, dan pengaruh hormonal. Satu minggu setelah terlambat haid adalah waktu yang baik untuk mengecek kehamilan.

2.       Payudara bengkak
Di awal kehamilan, payudara akan mengisi untuk persiapan menghasilkan asi. Maka perempuan akan merasa payudara nya membesar, lebih sensitif, dan lembut. Tanda lainnya adalah bagian areola (daerah sekitar putting) warna nya menjadi lebih gelap.

3.       Peningkatan suhu tubuh
Saat masa subur, suhu tubuh basal perempuan di pagi hari akan meningkat menjadi 37-38 derajat selama 2-3 hari. Jika masa subur telah lewat, namun suhu tubuh masih meningkat juga, maka seorang perempuan perlu curiga dia hamil.

4.       Perubahan mood
Perempuan hamil memilik mood yang berubah-ubah. Bisa tiba-tiba dia marah-marah pada suami karena hal sepele, bisa juga melihat film yang sedih dia menangis sesenggukan berlebihan. Mood berubah karena adanya perubahan hormone secara drastis pada tubuh ibu.

5.       Gejala PMS
Peningkatan suhu tubuh, perubahan mood, nafsu makan meningkat, payudara membengkak adalah gejala PMS juga. Anda perlu curiga jika gejala-gejala ini masih timbul melebihi masa ovulasi, kemungkinan hamil.

6.       Buang air kecil makin sering
Rahim yang membesar akan menekan kantung kencing, sehingga ibu merasakan lebih sering ingin buang air kecil. Biasanya air seni akan berwarna keruh pada awal kehamilan.

7.       Mudah lelah
Tubuh sedang menyesuaikan diri dengan adanya janin yang merupakan “barang baru” di dalam tubuh ibu. Hormone progesterone juga sering dihubungkan dengan tanda ini.

8.       Sembelit dan kembung
Akibat peningkatan hormone progesterone, otot-otot akan lebih relaks, termasuk otot rahim, usus, sehingga menyebabkan sembelit. Namun keuntungannya, penyerapan nutrisi akan lebih baik saat hamil.

9.       Mual
Hormon beta HCG membuat perempuan lebih sensitif terhadap bau dan mual-mual. Bahkan bisa sampai muntah.


10.   Sensitif pada bau
Bau tertentu yang menyengat bisa membuat ibu mual bahkan sampai muntah.

11.   Pusing dan pingsan
Rasa lelah, mual, lapar, dan penurunan tekanan darah menyebabkan ibu merasa pusing dan bahkan bisa pingsan. Penyebab emosional seperti tegang, terlalu khawatir, dan depresi bisa juga menjadi penyebabnya. Peningkatan pasokan darah ke seluruh tubuh juga menyebabkan pusing jika berubah posisi.

12.   Sakit kepala
Terkadang ibu bisa tiba-tiba sakit kepala. Jika sakit kepala melanda, ibu sebaiknya minum paracetamol saja. Karena itu obat anti nyeri paling aman untuk ibu hamil.

13.   Sakit punggung
Punggung bagian bawah terkadang suka terasa sakit. Kebanyakan rasa sakit ini akan menetap hingga melahirkan.

14.   Flek
Munculnya bercak darah atau flek terkadang disalah artikan sebagai menstruasi. Flek sering terjadi terutama ketika sedang implantasi (menempelnya embrio ke dinding rahim ibu), sekitar 1minggu setelah pembuahan terjadi.

15.   Perut kram
Flek biasanya diikuti oleh kram perut. Kram perut terjadi karena kontraksi otot-otot rahim yang beradaptasi terhadap janin. Kondisi ini akan terus berlanjut kadang sampai trimester kedua.

16.   Ngidam
Sebenarnya tidak ada alasan medis yang menjelaskan bagaimana terjadinya ngidam. Namun karena ibu sering merasa mual dan sesnsitif terhadap bau, maka akan sulit makanan masuk ke tubuh ibu. Maka makanan favorit atau makanan yang saat itu diinginkan ada baiknya dipenuhi. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu dan janin.

17.   Sering meludah
Hormon estrogen menyebabkan ibu lebih banyak memproduksi ludah (hipersalivasi). Di akhir trimester satu memasuki trimester dua, hormon akan lebih seimbang dan hipersalivasi berhenti.

18.   Positif tes kehamilan
Tes kehamilan akan terdeteksi setelah 1 minggu dari sejak pembuahan. Jadi jika terburu-buru mengecek pada hari ke 5 dan hasilnya negatif, jangan dulu kecewa, ulangi pengecekan setelah 3 hari. Setelah melihat hasil tes positif, segera pastikan kehamilan ibu dengan pergi ke dokter kandungan untuk USG.

19.   USG terdapat janin dalam rahim
Ini adalah diagnosa pasti kehamilan. Jika terdapat kantung kehamilan pada hasil USG, dan ada janin yang bisa diukur panjangnya, maka selamat seorang perempuan akan menjadi calon ibu.

20.   Perubahan bentuk tubuh
Perubahan ini terjadi terutama setelah perut mulai membesar. Perubahan pada perempuan bisa berupa perut yang semakin membesar, bokong, paha, dada, lengan yang akan ikut membesar sesuai usia janin.

Kehamilan normal hingga persalinan berlangsung 38-40 minggu, atau sekitar 9 bulan lebih. Di dalam medis, pembagian waktu kehamilan dibagi menjadi 3 trimester, setiap trimester terdiri dari 3 bulan atau sekitar 13 minggu. Di setiap trimester nya ada banyak yang terjadi pada ibu dan bayi. 

When Ovum and Sperm Meet



Kehamilan merupakan hal yang ditunggu-tunggu terutama bagi pasangan muda. Bagi yang merencanakan untuk memiliki momongan, ada baiknya mengetahui cara perhitungan siklus menstruasi agar hubungan seks yang dilakukan dapat langsung “tek jos”. Pertama, setiap perempuan hendaknya memiliki kalender menstruasi bulanan, sehingga diketahui berapa lama siklus nya, berapa hari setiap mens nya, dan kapan saat ovulasi terjadi. Ovulasi adalah saat sel telur dilepaskan oleh ovarium yang selanjutnya siap untuk dibuahi. Ovulasi terjadi 14 hari sebelum hari pertama haid selanjutnya. Maka itu pentingnya setiap perempuan tahu kalender menstruasinya. Agar bisa dengan mudah menghitungnya. Selanjutnya, mari kita sama-sama mempelajari kapan saat ovulasi terjadi dan kehamilan dapat segera terjadi.
                Jika hari pertama haid (HPH) seorang perempuan tanggal 1 januari, dan lama haidnya 7 hari, kemudian haid selanjutnya tanggal 29 Januari. Itu artinya, siklus menstruasi nya 28 hari. Masa ovulasi terjadi 14 hari sebelum haid selanjutnya, maka jika dihitung dari perkiraan haid selanjutnya adalah tanggal 26 Februari, dan masa ovulasi terjadi pada tanggal 12 Februari. Hubungan seks yang baik dilakukan dalam rentang 3 hari sebelum dan sesudah masa ovulasi, jadi sekitar tanggal 9-15 Februari. Mengapa harus di saat ovulasi? Ini dia penjelasan selanjutnya.
                Setiap bulan, perempuan mengeluarkan satu folikel telur yang akan membelah menjadi 4 sel telur. 3 sel telur akan mengalami degradasi dan hanya 1 yang dikeluarkan menuju tuba falopi. Saat dikeluarkan nya sel telur itu lah yang disebut ovulasi. Sel telur bertahan mencapai ampula tuba fallopi dalam waktu 24 jam, setelah itu sel telur akan lewat masanya sehingga tidak bisa dibuahi lagi. Sel telur yang tidak dibuahi akan meluruh dalam bentuk menstruasi. Nah masa ovulasi pada tanggal 12 februari itu lah yang tidak boleh dilewatkan. Namun karena kita tidak pernah tahu pasti kapan ovulasi terjadi, maka diberi tenggang waktu kira-kira 3 hari sebelum dan sesudah nya. Maka, baik untuk melakukan hubungan seksual dalam waktu seminggu tersebut agar sel telur dapat bertemu dengan sel sperma.
                Sel sperma diproduksi setiap hari di testis laki-laki. Pengeluaran alami terjadi jika kantung penyimpanan sperma sudah penuh dan dikeluarkan melalui mimpi basah. Pengeluaran buatan bisa melalui hubungan seksual maupun onani. Hubungan seksual yang baik dilakukan 2-3 hari sekali, agar sperma yang dihasilkan tidak terlalu sedikit. Ketika berhubungan, sekali ejakulasi, laki-laki akan mengeluarkan sekitar 250 juta sperma tiap cc nya. Dengan dibantu oleh cairan lubrikasi yang dihasilkan oleh kelenjar-kelenjar reproduksi, maka sperma bisa bergerak bebas sampai lubang vagina. Vagina merupakan tempat yang asam sehingga sel sperma banyak yang bisa terbunuh. Namun serviks juga menghasilkan cairan yang bersifat mukoid, yang bisa melancarkan perjalanan sperma. Ketika sperma berhasil melewati vagina menuju serviks maka perjalanan menuju rahim pun akan lebih mudah. Namun perjuangan sperma tidak hanya sampai disitu, karena melewati uterus adalah perjalanan panjang yang melelahkan, banyak juga sperma yang gugur di perjalanan, hingga pada akhirnya tinggal sedikit saja yang mencapai tuba falopi dan bertemu sel telur. Di hadapan sel telur, sel sperma yang tersisa ini pun berlomba-lomba untuk masuk menembus dinding sel telur yang tebal. Ketika satu sperma sudah masuk ke dalam sel telur, maka sperma yang lain tidak bisa masuk lagi. Nah, sperma pemenang inilah yang sudah membuahi sel telur dan siap menjadi janin selanjutnya.

                Sel telur yang dibuahi ini akan terus membelah sehingga menjadi lebih banyak yang namanya morula, blastula, gastrula, dan akhirnya menjadi embryo. Satu minggu setelah pembuahan terjadi, terjadi implantasi (penanaman sel telur yang telah dibuahi) di dinding rahim ibu yang selanjutnya terbentuklah kantung kehamilan.

Ketika Memutuskan Untuk Menikah


Pengetahuan dan teknologi semakin berkembang, maka laki-laki dan perempuan yang sudah siap secara lahir dan batin untuk menikah, ada beberapa yang perlu diperhatikan. Pertama usia, pastikan usia cukup secara biologis maupun hukum, 19 tahun untuk wanita dan 21 tahun untuk laki-laki. Secara biologis, wanita sudah bisa dinikahi sejak dirinya mengalami menstruasi dan laki-laki sejak mulai mimpi basah.
Yang kedua yang perlu diperhatikan adalah kesehatan masing-masing calon pengantin. Tidak dipungkiri, salah satu tujuan menikah adalah untuk mendapatkan keturunan. Sudah pasti semua ingin memiliki keturunan yang sehat dan tidak ada kekurangan sedikit pun. Ketika keluarga sehat, maka akan tercipta keluarga yang berkualitas. Keluarga berkualitas adalah keluarga yang harmonis, sehat secara fisik, psikologis, sosial, dan spiritual. Jika kedua orangtua sehat secara fisik, belum tentu dia sehat secara biologis yang nantinya sakit tersebut bisa diturunkan kepada anak. Untuk itu perlu dilakukan screening pemeriksaan pra nikah, biasanya kita sebut dengan Panel premarital.
Panel pre marital adalah sekumpulan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan status kesehatan kedua calon mempelai, terutama untuk mendeteksi adanya penyakit menular, menahun, atau yang diturunkan yang dapat mempengaruhi kesuburan pasangan maupun kesehatan janin. Panel pre marital dilakukan 6 bulan sebelum menikah, karena jika ada masalah pada hasil pemeriksaan, masih ada cukup waktu untuk konseling atau pengobatan penyakit yang diderita.

Laki-laki dan Perempuan:
No.
Panel yang dicek
Fungsi
1.
Darah lengkap dan LED
Evaluasi anemia, thalasemia, leukemia, penyakit kronis, kelainan hati dan ginjal, mendeteksi penyakit pedarahan
2.
Urin
Evaluasi kelainan ginjal, infeksi saluran kemih, penyakit metabolik sistemik
3.
Gula darah (GDP, GD2PP)
Evaluasi DM
4.
VDRL
Evaluasi penyakit menular seks sifilis
5.
HBsAg
Evaluasi hepatitis B
6.
Golongan darah dan rhesus
Menentukan golongan darah dan resus, melihat ketidak cocokan resus darah ayah dan ibu, bisa dilihat setelah anak pertama
7.
Apus darah tepi
Menunjukan proses hemolitik, uji thalasemia
8.
Tes kesuburan
Analisis sperma untuk laki-laki, dan USG alat kehamilan bagi perempuan
9.
Pemeriksaan fisik
Mengetahui kondisi umum tubuh

Perempuan :
No.
Panel yang dicek
Fungsi
1.
IgG Toxoplasma, igG CMV, igG rubella
Skrining infeksi toksoplasma, cytomegalovirus, dan rubella

Setelah menjalani pemeriksaan, maka untuk persiapan kehamilan bagi perempuan, wajib hukumnya untuk suntik imunisasi tetanus toksoid. Tujuannya adalah untuk menghindari infeksi tetanus selama hamil dan saat persalinan. Karena kuman tetanus masih banyak terdapat di alam, dan resiko infeksi lebih besar pada ibu hamil yang tempat bersalinnya bukan di fasilitas kesehatan. Vaksin rubella bisa dilakukan 2 bulan sebelum kehamilan. Vaksin HPV juga bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya kanker serviks yang saat ini sudah menjadi pembunuh nomor 3 perempuan di dunia.


Asupan makanan juga perlu diperhatikan oleh laki-laki dan perempuan yang akan menjadi calon ibu dan calon ayah. Makan-makanan sehat dengan gizi seimbang, tanpa alkohol, rokok, tanpa bahan pengawet, pewarna, dan pemanis buatan. Perhatikan pula nutrisi yang dibutuhkan untuk perkembangan otak bayi, seperti asam folat, DHA, AA, seng, zat besi, vitamin B1, B6, yodium, dan lain-lain. Bahan-bahan tersebut bisa didapat dari bahan makanan alami seperti buah-buahan dan sayuran, bisa juga didapat dari suplemen susu khusus persiapan ibu hamil yang sekarang sudah banyak beredar di pasaran. Bahan-bahan tersebut sebaiknya dikonsumsi sejak sebelum hamil, karena kita tidak tahu kapan kita akan hamil, jadi ketika telur ternyata sudah dibuahi sperma, dan embrio akan terbentuk, kadar bahan-bahan kandungan tersebut sudah tinggi di dalam tubuh ibu, sehingga pembentukan organ-organ tubuh janin akan sempurna. Bagi perempuan yang merokok dan minum alkohol selama hamil, resiko keguguran, bayi premature, kelainan bawaan akan meningkat. Perhatikan juga obat-obatan yang dikonsumsi, konsultasikan kepada dokter mengenai obat-obatan yang boleh dikonsumsi atau tidak.